Update: Untuk mendapatkan berita-berita terupdate website marzukialie.com bisa men update melalui twitter kami @marzukialie dan untuk komunikasi langsung dengan Dr. H. Marzuki Alie bisa melalui twitter kami @marzukialie_MA
profile marzuki alie Demokrat

TULISAN

MINTA MAAF DAN MUNDUR?
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
KONSISTENSI BERPOLITIK
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
KSP MOELDOKO?
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
DULU CIUM TANGAN, SEKARANG MENUSUK DARI BELAKANG?
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
Rekonstruksi Kebijakan Pendidikan Nasional
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie

PENCARIAN

ALBUM


DAPATKAN BUKU YANG SUDAH DITANDATANGANI OLEH MARZUKI ALIE untuk palestine Liga Pendidikan Indonesia

BERITA

Putri AK Gani : Terimakasih Tak Terhingga untuk UIGM

2024-01-17 10:37:14
Images
Pengelola Museum AK Gani Palembang, G.I Priyanti mengapresiasi bantuan dalam bentuk kemitraan antara pihaknya dengan Museum AK Gani Palembang.

Menurutnya, Universitas yang dinakhodai oleh Dr H Marzuki Alie ini benar benar memberikan perhatian yang lebih terhadap keberlangsungan museum yang berdiri sejak 2004 silam ini.

“Kerjasama ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu, dan Universitas IGM benar benar mendukung penuh kita,” kata G.I Priyanti.


Ia mengatakan, upaya yang dilakukan Universitas IGM dalam bentuk promosi, bantuan brosur serta pendirian papan nama menjadi hal yang penting dalam sosialisasi Museum AK Gani ini.

“Hampir 17 tahun lebih kami tidak memiliki papan nama di depan Museum. Baru Universitas IGM yang melakukannya. Kami sangat terharu sekali,” ujar putri ketiga AK Gani ini.

Sejak adanya kemitraan bersama IGM ini pun, jumlah pengunjung ke museum ini pun mengalami peningkatan dari hari ke hari. Setidaknya, ada 10 pengunjung yang singgah untuk datang ke museum tersebut.


GI Priyanti berharap kerjasama antara Museum AK Gani dan Universitas IGM ini pun dapat terus berlanjut di tahun tahun mendatang.

“Memang sudah banyak komunitas dan instansi yang membantu kami, karena Museum ini memang dikelola secara mandiri. Namun perhatian dari Universitas IGM ini benar benar lebih untuk kemajuan museum kita,” pungkasnya. (andhiko tungga alam)



KOMENTAR ANDA

Nama Tidak Boleh Kosong

Email Tidak Boleh Kosong

Komentar Tidak Boleh Kosong

Nama :
Email :
Komentar :
Total : 1000