Update: Untuk mendapatkan berita-berita terupdate website marzukialie.com bisa men update melalui twitter kami @marzukialie dan untuk komunikasi langsung dengan Dr. H. Marzuki Alie bisa melalui twitter kami @marzukialie_MA
profile marzuki alie Demokrat

TULISAN

Rekonstruksi Kebijakan Pendidikan Nasional
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
KEDAULATAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI PEMBANGUNAN INDONESIA
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
REFLEKSI AKHIR TAHUN 2013
Oleh : Marzuki Alie Center
INOVASI KREATIF MASYARAKAT INDONESIA
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
Komitmen Antikorupsi Parlemen ASEAN
Oleh : Oleh Dr. H. Marzuki Alie

PENCARIAN

ALBUM


DAPATKAN BUKU YANG SUDAH DITANDATANGANI OLEH MARZUKI ALIE untuk palestine Liga Pendidikan Indonesia

BERITA

Berhenti Pesimistis Tanggapi Daya Saing Indonesia

2014-10-11 13:10:21
Images
Deputy Director PT Astra International Tbk, Paulus Bambang WS mendorong masyarakat untuk berhenti pesimistis dalam menanggapi daya saing Indonesia. Terutama, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN akhir 2015 mendatang. "Di bidang tertentu Indonesia kuat. Karena market-nya besar, kompetensinya di sini. Jangan terlalu pesimis. Jangan ditakut-takuti. Kita strong, kita kuat," ujar Paulus di Jakarta, Jumat (10/10/2014).

Paulus percaya, tahun depan perekonomian Indonesia akan bagus. Menurutnya, Indonesia akan menjadi tujuan investasi. "Kita believe, Indonesia akan tetap bagus di ASEAN menghadapi ASEAN Economy Community," imbuhnya.

Beberapa bidang usaha di Indonesia, ujar Paulus, sudah siap menghadapi pasar bebas ASEAN. Sebagai contoh, sektor perkebunan dan pengolahan minyak sawit. Jika Indonesia mampu mempertahan posisi sebagai penghasil CPO terbesar, maka tidak ada negara ASEAN yang bisa mengalahkan Indonesia.

Di sisi lain, Astra juga mulai bersiap dengan produksi mobil-mobil murah. "Kalau di kami, sudah siap. Dengan LCGC, kita bisa ekspor. Di bidang saya. Kalau nanti tol dibuka, rasanya saya bangun tol di mana pun, kalau mau. Tapi kita kan mau fokus di dalam negeri dulu. Supaya strong dulu, baru keluar. Di bidang tertentu Indonesia kuat," pungkasnya.

Daya Saing Indonesia Naik Empat Peringkat
Swiss masih merajai peringkat negara dengan daya saing tertinggi di dunia. Menurut laporan The Global Competitiveness Report 2014-2015 keluaran World Economic Forum, Swiss dan Singapura bertahan di peringkat pertama dan kedua daftar ini. Posisi daya saing Amerika Serikat membaik dalam dua tahun berturut-turut dan kini di peringkat ketiga.

Tiap tahun, WEF merilis nilai negara berdasarkan 12 faktor. Faktor-faktor ini misalnya infrastruktur, pendidikan dan pelatihan, efisiensi pasar tenaga kerja, kesiapan teknologi dan inovasi. Tujuannya adalah untuk menghasilkan gambaran yang bisa diperbandingkan dalam hal daya saing, produktivitas dan kesejahteraan di 144 negara.

Pada daftar ini, Indonesia berada di peringkat 34, naik empat peringkat dari peringkat 38 tahun lalu. Tapi, tahun lalu ada 148 negara yang masuk hitungan WEF. Indonesia mendapat skor 4,57 dari kisaran skor 1-7. Untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dengan Singapura, Malaysia dan bahkan Thailand yang sedang dalam pemulihan dari kisruh politik. Bahkan, Thailand naik hingga enam peringkat ke posisi 31.

kompas



KOMENTAR ANDA

Nama Tidak Boleh Kosong

Email Tidak Boleh Kosong

Komentar Tidak Boleh Kosong

Nama :
Email :
Komentar :
Total : 1000