Update: Untuk mendapatkan berita-berita terupdate website marzukialie.com bisa men update melalui twitter kami @marzukialie dan untuk komunikasi langsung dengan Dr. H. Marzuki Alie bisa melalui twitter kami @marzukialie_MA
profile marzuki alie Demokrat

TULISAN

MINTA MAAF DAN MUNDUR?
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
KONSISTENSI BERPOLITIK
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
KSP MOELDOKO?
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
DULU CIUM TANGAN, SEKARANG MENUSUK DARI BELAKANG?
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
Rekonstruksi Kebijakan Pendidikan Nasional
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie

PENCARIAN

ALBUM


DAPATKAN BUKU YANG SUDAH DITANDATANGANI OLEH MARZUKI ALIE untuk palestine Liga Pendidikan Indonesia

BERITA

China Juara Piala Sudirman 2013

2013-05-27 08:23:00
Images
Partai ketiga final Piala Sudirman antara China dan Korea Selatan, yang berlangsung Minggu (26/5/2013) di Putra Stadium Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, mempertandingan nomor ganda putra. China menurunkan ganda muda Liu Xiaolong/Qiu Zihan, menyusul hasil buruk senior mereka, Cai Yun/Fu Haifeng, yang kalah saat turun di babak perempat final dan semifinal.

Korea menurunkan ganda terbaik mereka, Ko Sung-hyun/Lee Yong-dae, yang selalu menang straight game dari tiga pertandingan sebelumnya. Ini adalah pertemuan kelima bagi kedua pasangan, dengan rekor sebelumnya berimbang 2-2.

Turun dengan beban harus menang karena negaranya tertinggal dua poin, Ko/Lee gagal mengimbangi permainan cepat lawan. Game pertama berakhir untuk keunggulan China, 21-19, dalam 22 menit. Liu/Qiu memimpin perolehan poin di game kedua. Mereka akhirnya menyudahi pertandingan dengan 21-19 21-17, sekaligus memastikan China menjadi juara Piala Sudirman 2013, dengan kemenangan 3-0 atas Korea Selatan. Ini merupakan gelar kesembilan China, atau kelima secara beruntun. Korea menyusul dengan tiga gelar, dan Indonesia satu gelar.

Hasil pertandingan final, China vs Korea Selatan:
Ganda Campuran: Xu Chen/Ma Jin vs Ko Sung-hyun/Kim Ha-na 21-13 21-15
Tunggal Putra: Chen Long vs Lee Dong-keun 21-15 21-10
Ganda Putra: Liu Xiaolong/Qiu Zihan vs Ko Sung-hyun/Lee Yong-dae 21-19 21-17

Menpora: Saya Tidak Kecewa
Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mengaku tidak kecewa dengan kekalahan 2-3 yang dialami Indonesia dari China di perempat final kejuaraan bulu tangkis beregu campuran Piala Sudirman, di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (23/5/2013).

Roy bahkan memberikan penghargaan yang tinggi atas perjuangan para pemain yang telah mengeluarkan seluruh kemampuan, meski akhirnya gagal mencapai target lolos ke semifinal. "Saya melihat pertandingan ibarat final karena berlangsung sangat ketat dan menegangkan. Saya tidak kecewa karena seluruh pemain sudah menampilkan permainan terbaik mereka," kata Roy seusai pertandingan.

Roy juga memuji strategi yang diterapkan tim pelatih dengan menurunkan Lilyana di dua nomor, yaitu ganda campuran bersama Tontowi Ahmad dan di ganda putri bersama Nitya Krishanda Maheswari. Lilyana, yang akrab disapa Butet, sukses pada laga pembuka di nomor ganda campuran dengan mengalahkan Xu Chen/Ma Jin, dalam pertarungan tiga game, 21-18, 15-21, 21-16. Namun pada partai terakhir yang menentukan ketika skor imbang 2-2, Lilyana, yang tenaganya sudah terkuras, gagal membuat kejutan bersama Nitya, dan menyerah dua game langsung, 12-21, 19-21, dari Yu Yang/Wang Xiaoli.

Menurut Roy, keputusan tim pelatih menurunkan Lilyana di dua nomor sebenarnya sudah tepat. "Kalau Lilyana dan Nitya sudah dicoba dalam dua atau tiga pertandingan sebelumnya, saya kira hasilnya bisa lebih baik. Saya sangat berterima kasih kepada pelatih yang telah membuat strategi khusus. Kita memang kalah, tapi kalah secara terhormat," kata politisi dari Partai Demokrat itu.

Sementara itu, ketua kontingen, Anton Subowo, menegaskan bahwa pemasangan Lilyana di dua nomor sekaligus adalah strategi. "Saya ibaratkan pertemuan dengan China adalah pertandingan final dan kita perlu strategi khusus," kata Anton, putra kandung Ketua KOI Rita Subowo.

KOMPAS



KOMENTAR ANDA

Nama Tidak Boleh Kosong

Email Tidak Boleh Kosong

Komentar Tidak Boleh Kosong

Nama :
Email :
Komentar :
Total : 1000