Update: Untuk mendapatkan berita-berita terupdate website marzukialie.com bisa men update melalui twitter kami @marzukialie dan untuk komunikasi langsung dengan Dr. H. Marzuki Alie bisa melalui twitter kami @marzukialie_MA
profile marzuki alie Demokrat

TULISAN

MINTA MAAF DAN MUNDUR?
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
KONSISTENSI BERPOLITIK
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
KSP MOELDOKO?
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
DULU CIUM TANGAN, SEKARANG MENUSUK DARI BELAKANG?
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
Rekonstruksi Kebijakan Pendidikan Nasional
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie

PENCARIAN

ALBUM


DAPATKAN BUKU YANG SUDAH DITANDATANGANI OLEH MARZUKI ALIE untuk palestine Liga Pendidikan Indonesia

BERITA

PDIP Unggul di Pilkada Jateng

2013-05-27 08:07:00
Images
Hasil akhir perhitungan cepat yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dalam Pilkada Jawa Tengah mengunggulkan pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko. Sekretaris Jendral (Sekjen) PDIP Tjahjo Kumolo menjamin kadernya akan tetap amanah memimpin Provinsi Jateng ke depan. "Partai yakin Ganjar-Heru akan tetap amanah melaksanakan janji-janji kampanye pilkada dengan prinsip implementasi dari Trisakti khususnya," kata Tjahjo dalam pesan singkatnya  di Jakarta, Senin (27/5/2013).

Meski KPU Provinsi Jateng belum menetapkan pemenangnya, tapi hasil quick count Pilkada Jateng dari semua lembaga survei telah menyatakan pasangan yang diusung PDIP ini memenangkan pertarungan Pilkada. Karena itu, partai berlambang kepala banteng ini memberikan apresiasi kepada seluruh tim pemenangan Ganjar-Heru.

Selain itu, tambah Tjahjo, kemenangan Ganjar-Heru di Pilkada Jateng membuktikan masyarakat Jawa Tengah sangat menginginkan perubahan dan kesejahteraan. "Karena masyarakat Jateng ingin perubahan dan ingin pemimpin yang konsisten pada prinsip perjuangannya menyejahterakan masyarakat Jateng khususnya," ujar Tjahjo.

Menurut dia, kemenangan Ganjar-Heru itu karena sebagian besar fungsionaris DPP PDIP terjun langsung di bawah komando Ketua DPP Puan Maharani. "Dan soliditas kader menjadi kata kunci inti meyakinkan masyarakat pemilih khususnya," terang Tjahjo.

Hitung cepat SMRC sudah selesai Minggu 26 Mei lalu sekitar pukul 15.20 WIB, dengan 100 persen sampel suara yang masuk. Dari jumlah sampel yang masuk, 49,93 persen suara memilih pasangan Ganjar-Heru yang diusung PDIP.

Suara terbanyak ke-2 diperoleh pasangan Bibit Waluyo-Sudjiono. Pasangan yang diusung Partai Demokrat (PD), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Golkar ini memperoleh 30,15 persen. Sedangkan pasangan nomor 1, Hadi Prabowo-Don Murdono berada di urutan paling buncit. Pasangan yang diusung PPP, PKS, PKB, Gerindra, Hanura, dan Partai Keadilan Nasional Ulama (PKNU) ini memperoleh 19,92 persen.

Gugat Hasil Pilkada Bali ke MK
PDI Perjuangan (PDIP) akan menggugat hasil Pilkada Bali ke Mahkamah Konstitusi (MK). Alasannya hasil hitung manual yang dilakukan KPUD Bali tidak sesuai dengan data suara yang dimiliki PDI Perjuangan. 
"Minggu-minggu ini kami akan gugat ke MK," kata Ketua Bidang Hukum DPP PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan kepada wartawan di kompleks MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (27/5).

Trimedya mengatakan partainya kecewa dengan sikap KPUD Bali yang mengabaikan berbagai bukti kecurangan di proses Pilkada Bali. Menurut Trimedya, partainya mengantongi bukti kecurangan di wilayah yang selama ini menjadi basis suara PDI Perjuangan. "Pelanggaran banyak terjadi di Karangasem, Buleleng, dan Tabanan," ujar Trimedya.

Kecurangan yang terjadi di Pilkada Bali menurut Trimedya melibatkan petugas KPPS. Di Buleleng dan Karangasem misalnya, ada pemilih yang terbukti mencoblos berulangkali tanpa dihalangi petugas KPPS. 
PDI Perjuangan sudah menyiapkan berbagai bukti kecurangan data lembar C1 ke MK. Trimedya optimistis data yang dimiliki PDI Perjuangan akan membalikan hitung manual yang dilakukan KPUD Bali. "Seperti di Pilkada Palembang kami dimenangkan," harapnya. PDI Perjuangan mengusung pasangan Anak Agung Ngurah Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawan (PAS) pada Pilgub Bali 2013.

liputan6 dan republika



KOMENTAR ANDA

Nama Tidak Boleh Kosong

Email Tidak Boleh Kosong

Komentar Tidak Boleh Kosong

Nama :
Email :
Komentar :
Total : 1000