Update: Untuk mendapatkan berita-berita terupdate website marzukialie.com bisa men update melalui twitter kami @marzukialie dan untuk komunikasi langsung dengan Dr. H. Marzuki Alie bisa melalui twitter kami @marzukialie_MA
profile marzuki alie Demokrat

TULISAN

Rekonstruksi Kebijakan Pendidikan Nasional
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
KEDAULATAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI PEMBANGUNAN INDONESIA
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
REFLEKSI AKHIR TAHUN 2013
Oleh : Marzuki Alie Center
INOVASI KREATIF MASYARAKAT INDONESIA
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
Komitmen Antikorupsi Parlemen ASEAN
Oleh : Oleh Dr. H. Marzuki Alie

PENCARIAN

ALBUM


DAPATKAN BUKU YANG SUDAH DITANDATANGANI OLEH MARZUKI ALIE untuk palestine Liga Pendidikan Indonesia

PROFILE

Dr. H. Marzuki Alie, SE.,MM
Tempat, Tgl Lahir:Palembang, 6 November 1955
Nama Istri:Hj. Asmawati SE.,MM

Riwayat Perjuangan
  • Kisah Hidup Marzuki Alie
    Marzuki Alie dilahirkan di Palembang 54 tahun yang lalu, dibesarkan dalam tradisi lingkungan keluarga harmonis yang bersahaja, religius dengan memegang teguh prinsip-prinsip disiplin, kejujuran, dan komitmen, sehingga membentuk karakter Marzuki Alie menjadi seorang pekerja keras dengan komunikasi bicara sesuai kebutuhan. Dalam setiap kegiatan yang dilakukan, profesi yang dijalani maupun tugas yang diembannya, Marzuki Alie selalu berupaya maksimal untuk memberikan hasil yang terbaik. Ketika masih duduk dibangku SMA, ia selalu mendapatkan nilai yang terbaik sebagai Juara Kelas dengan nilai matematika maksimal, bahkan saat menyelesaikan studi S-2 di Universitas Sriwijaya memperoleh Index Prestasi 4 dari skala 4. Marzuki Alie sebagai sosok yang tidak pernah berhenti belajar, terakhir, ia telah menyelesaikan studi S-3 di Universiti Utara Malaysia, Sintokh, Kedah Malaysia, dengan judul disertasi tentang Marketing Politic.

    Ketika teman-temannya bergulat dengan bangku kuliah, Marzuki Alie meninggalkan Fakultas Tehnik Elektro Universitas Indonesia untuk menjadi pegawai negeri sipil Departemen Keuangan, Jakarta. Ketika di tugaskan di Palembang, Marzuki Alie di minta Ayahnya untuk memimpin perusahaan keluarga disamping melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya. Mencermati peluang karir teman-temannya yang telah menyelesaikan kuliah sarjananya tidak mendapatkan penyesuaian (pada saat itu) maka Marzuki Alie muda memutuskan untuk berhenti sebagai PNS. Selanjutnya MA bekerja meniti karir di PT. Semen Baturaja (Persero) Sumatera Selatan sebagai staf Akuntansi. Selama bekerja di PT. Semen Baturaja ini, kemampuan manajerial Marzuki Alie berkembang pesat ketika di percaya menjabat sebagai kepala biro di berbagai tempat, yaitu: kepala Biro Umum, Biro Anggaran, Biro Akuntansi, dan Biro Pemasaran serta Kepala Departemen Keuangan.

    Kompetensi Marzuki Alie, di uji ketika PT Semen Baturaja (Persero) pada tahun 1997 terancam bangkrut karena terimbas krisis Ekonomi global sehingga menjadi salah satu perusahaan yang menjadi pasiennya BPPN. Kemudian Kementerian BUMN menunjuk Konsultan Boston Consulting Group untuk melakukan penilaian terhadap PT. Semen Baturaja dan menyimpulkan bahwa PT Semen Baturaja harus dilikuidasi. Namun Marzuki Alie tidak sependapat karena keputusan Likuidasi itu bukan solusi terbaik untuk menyelamatkan perusahaan. Kementerian BUMN menunjuknya sebagai Direktur Komersil Perusahaan untuk menyelamatkan perusahaan. Berbekal pengalaman dan ilmu keuangan yang dimiliki, ia dan timnya dengan penuh percaya diri melakukan penyehatan perusahaan melalui restrukturisasi keuangan, berhasil keluar dari BPPN dan menjadi perusahaan yang sangat sehat.

    Disamping waktunya banyak tersita untuk memimpin ke 2 (dua) perusahaan: PT Semen Baturaja (Persero) dan Perusahaan Keluarga, Marzuki Alie juga sangat aktif dalam organisasi-organisasi Pendidikan, Sosial dan Kepemudaan, Keagamaan, dan Profesi serta Politik. Kesenangan berorganisasi sudah tumbuh sejak duduk bangku Sekolah.

    Tertantang dengan Reformasi Politik dan sosok Bapak Susilo Bambang Yudhoyono maka Marzuki Alie memutuskan untuk terjun ke dunia politik dimulai sejak tahun 2002 yaitu sebagai Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat Sumsel. Tahun 2003 sebagai fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat dan aktif dalam Pilleg dan Pilpres 2004. Selanjutnya pada tahun 2005 di percaya menjadi Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat. Pada Pilpres tahun 2009, Marzuki Alie dipercaya sebagai Sekretaris Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono.

    Pada pidato pelantikannya sebagai Ketua DPR, Marzuki Alie mengatakan bahwa tugas kepemimpinannya di DPR merupakan amanat mulia yang menuntut tanggungjawab tinggi yang harus senantiasa dijaga dan ditunaikan secara optimal.

    Guna memperbaiki citra DPR, Marzuki bertekad membangun sistem, sehingga DPR mampu hadir sebagai lembaga yang aspiratif dan berwibawa. "Sistem tersebut tidak semata-mata terkait dengan jaminan kelengkapan teknis operasional yang memperlancar tugas dan kinerja Anggota Dewan, tetapi juga yang lebih penting adalah menjamin berkembangnya kualitas sumberdaya manusia DPR, sehingga mampu menghadapi dan menjawab berbagai tantangan dan kendala yang kompleks," ujarnya.

    "Persoalan citra DPR yang kian terpuruk juga tidak terlepas dari supporting system-nya. Bagaimanapun kinerja sekretariat jenderal sangat mempengaruhi pencitraan lembaga wakil rakyat," ujar Marzuki. Dalam rangka itu, sebagai pimpinan DPR Marzuki Alie melakukan upaya-upaya penataan internal, selaras dengan prinsip-prinsip profesionalisme kelembagaan, seperti transparansi dan akuntabilitas.

    Penataan sistem tersebut membutuhkan komitmen dan kinerja kolegial antar-pimpinan DPR, fraksi-fraksi dan alat kelengkapan DPR lainnya, serta para anggota DPR. "Ketua DPR berperan sebagai juru bicara DPR. Kepemimpinan DPR bersifat kolegial-kolektif," ujarnya. Bagi Marzuki semangat kebersamaan dan kekompakan dalam memperbaiki citra DPR sangatlah penting.

    Dalam memimpin DPR, Marzuki juga dikenal terbuka dalam menerima berbagai kritik masyarakat. "Bagaimanapun DPR itu rumah rakyat," ujarnya. Namun demikian, ia juga berharap agar masyarakat tidak mudah terjebak pada penilaian yang bersifat apriori terhadap pelaksanaan tugas-tugas DPR, mengingat tugas memperjuangkan aspirasi rakyat dan kepentingan bangsa, tidaklah ringan dan mudah.

    Sebagai Ketua DPR Marzuki Alie mampu menjaga wibawa DPR yang memiliki fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah selaras dengan etika demokrasi checks and balances.

    Prestasi lain yang membanggakan adalah terpilihnya Marzuki Alie sebagai pimpinan beberapa parlemen internasional, yakni President of Parliamentary Union of the OIC Members States (PUIC) atau Parlemen Negara-Negara Organisasi Konferensi Islam (OKI), Presiden Asian Parliamentary Assembly (APA) dan Presiden Faspped (Forum of Asia Pacific Parliamentarians on Education).

    Tentu saja kepercayaan tersebut membuat tanggung jawab Marzuki sebagai pemimpin bertambah. Di pundak Marzuki terdapat nama bangsa Indonesia. Marzuki siap untuk mengharumkan nama Indonesia di forum internasional.

    Marzuki Alie mampu menjalankan tugas-tugasnya dengan baik. Dalam forum internasional itu, peran kepemimpinannya cukup menonjol. Salah satu bentuk tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin, Marzuki memimpin delegasi parlemen Indonesia menembus Jalur Gaza, guna memastikan proses perdamaian berlangsung di sana, serta memberikan dukungan moral bagi bangsa Palestina. Kiprahnya di dunia internasional tersebut semakin menempanya sebagai pemimpin politik yang berpengalaman dan berwawsan luas.**
     
  • Peran menyelamatkan BUMN dari Akuisisi Asing
    Sebagai Kepala Departemen merangkap Kepala Non Teknik Proyek OPT II, menolak hasil kajian konsultan Asing Boston Consulting Group th.1999 yang ditunjuk oleh Kementerian Negara BUMN, menyatakan PT.Semen Baturaja negative value dan Bangkrut, direncanakan akan diakuisisi oleh Cemex Mexico melalui right issue PT.Semen Gresik.Tbk. (sebagai setoran saham Pemerintah)

    Dalam kondisi Perusahaan dinyatakan bangkrut, mendapat promosi diangkat sebagai Direktur pada tahun 1999, dalam satu tahun berhasil menyelesaikan pembangunan pabrik yang terbengkalai dan melakukan Restrukturisasi kredit bermasalah PTSB di BPPN, senilai Rp.488 milyar, melalui cash settlement dengan KI Perbankan tahun 2000, sekaligus menyelamatkan PTSB dari kebangkrutan tanpa bantuan Pemerintah akibat krisis moneter 1997-2000. Nilai Assets hasil penilaian dari "Independent Appraisal Company", tahun 2001 menjadi sebesar rp.1,2 Trilliun dari negatve value penilaian Boston Consulting Group tahun 1999.

    Atas keberhasilan tersebut, diangkat sebagai Direktur Utama PT. Semen Baturaja (Persero) pada November tahun 2001, namun tidak pernah dieksekusi dan justru digantikan karyawan Departemen ESDM eselon III melalui intervensi politik Januari 2002. Salah satu pertimbangan masuk ke dunia politik.
     
  • Peran dalam memenangkan PD dan SBY-JK pada Pemilu tahun 2004
    • Peran dalam memenangkan PD dan SBY-JK pada Pemilu tahun 2004
    • Narasumber Pelatihan Relawan SBY-JK (LSM Suara Bangsa).
    • Kegiatan dalam Tim Kampanye SBY-JK tahun 2004

  • Peran dalam memenangkan SBY-Boediono pada Pilpres tahun 2009
    • Sekretaris Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono
    • Mengkoodinasikan 24 anggota koalisi SBY-Boediono
    • Ketua Pembina Jaringan Santri Indonesia, relawan SBY-Boediono, untuk kampanye masuk pesantren NU non struktural
    • Narasumber Silatnas Timkamda dan Partai Koalisi SBY-Boediono se Indonesia, "Sinergisitas anggota koalisi untuk mengarahkan perolehan suara Partai pada Pilleg 2009 sebesar 58% untuk memilih SBY-Boediono"