Update: Untuk mendapatkan berita-berita terupdate website marzukialie.com bisa men update melalui twitter kami @marzukialie dan untuk komunikasi langsung dengan Dr. H. Marzuki Alie bisa melalui twitter kami @marzukialie_MA
profile marzuki alie Demokrat

TULISAN

Rekonstruksi Kebijakan Pendidikan Nasional
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
KEDAULATAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI PEMBANGUNAN INDONESIA
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
REFLEKSI AKHIR TAHUN 2013
Oleh : Marzuki Alie Center
INOVASI KREATIF MASYARAKAT INDONESIA
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
Komitmen Antikorupsi Parlemen ASEAN
Oleh : Oleh Dr. H. Marzuki Alie

PENCARIAN

ALBUM


DAPATKAN BUKU YANG SUDAH DITANDATANGANI OLEH MARZUKI ALIE untuk palestine Liga Pendidikan Indonesia

ANGGARAN

KEGIATAN DPR-RI MINGGU KEEMPAT OKTOBER 2013

Images
Minggu keempat bulan Oktober, kegiatan Dewan ditandai dengan Rapat Paripurna 22 Oktober 2013 mengenai Laporan Komisi III mengenai hasil pembahasan dan persetujuan terhadap Calon Kapolri dan laporan Baleg mengenai penarikan RUU dari daftar prolegnas, serta kegiatan AKD lainnya. Sidang Umum SEAPAC di Medan juga mewarnai kegiatan DPR minggu ini.

Fungsi Anggaran
Laporan Badan Anggaran telah disampaikan pada Rapat Paripurna pada agenda yang pertama 25 Oktober 2013. DPR memberikan persetujuan RUU APBN TA 2014 untuk disahkan menjadi UU. Adapun hasil kesepakatan dengan Pemerintah yang perlu kita catat adalah: pertumbuhan ekonomi (PDB) disepakati sebesar 6,0% dari semula 6,4% yang diajukan pemerintah; target inflasi 5,5% dari semula 4,5%; tingkat suku bunga Surat Perbendaharaan Negara 3 bulan 5,5%; nilai tukar rupiah terhadap dolar AS disepakati Rp. 10.500 dari semula Rp. 9.750 per dolar AS; lifting minyak bumi ditargetkan sebesar 870.000 barel per hari; lifting gas bumi ditargetkan sebesar 1.240.000 barel setara minyak per hari; serta harga minyak mentah Indonesia disepakati sebesar 105 dolar AS per barel dari rencana semula sebesar 106 dolar AS per barel.
Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,0% tahun 2014 mendatang, harus berkualitas, inklusif, terukur dan berkeadilan sehingga dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia melalui pembukaan lapangan kerja baru dan penurunan tingkat kemiskinan. Program pengentasan kemiskinan yang dijalankan oleh Pemerintah dari tahun 2009-2013 telah menghabiskan anggaran negara yang cukup besar, tetapi masih terdapat sejumlah masyarakat miskin, dan rentan miskin di berbagai daerah. Untuk itu diperlukan pendekatan baru dalam penanggulangan kemiskinan melalui program strategis dan jangka panjang di luar program Bantuan Langsung Tunai (BLT). Program yang diharapkan dapat membangun masyarakat sehinnga mampu survive secara berkelanjutan.

Di sisi pendapatan, sektor yang memberikan kontribusi besar adalah perpajakan, namun masih banyak permasalahan terkait dengan prosentase tax ratio yang sulit tumbuh, meskipun pemerintah telah berupaya melalui perbaikan sistem pemungutan pajak dan pemanfaatan terhadap potensi pajak yang belum optimal. Dalam RAPBN 2014 tax ratio disepakati 12,34%, hal ini berarti lebih rendah dari yang diusulkan pemerintah sebesar 12,64%. Pemerintah masih harus terus mendorong prosentase pendapatan dari wajib pajak potensial, agar terus menaikkan jumlah dan sasarannya melalui metode yang tepat.


KOMENTAR ANDA

Nama Tidak Boleh Kosong

Email Tidak Boleh Kosong

Komentar Tidak Boleh Kosong

Nama :
Email :
Komentar :
Total : 1000