Update: Untuk mendapatkan berita-berita terupdate website marzukialie.com bisa men update melalui twitter kami @marzukialie dan untuk komunikasi langsung dengan Dr. H. Marzuki Alie bisa melalui twitter kami @marzukialie_MA
profile marzuki alie Demokrat

TULISAN

Rekonstruksi Kebijakan Pendidikan Nasional
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
KEDAULATAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI PEMBANGUNAN INDONESIA
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
REFLEKSI AKHIR TAHUN 2013
Oleh : Marzuki Alie Center
INOVASI KREATIF MASYARAKAT INDONESIA
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
Komitmen Antikorupsi Parlemen ASEAN
Oleh : Oleh Dr. H. Marzuki Alie

PENCARIAN

ALBUM


DAPATKAN BUKU YANG SUDAH DITANDATANGANI OLEH MARZUKI ALIE untuk palestine Liga Pendidikan Indonesia

ANGGARAN

KEGIATAN DPR-RI MINGGU KETIGA SEPTEMBER 2013

Images
Minggu ketiga bulan September, kegiatan Dewan ditandai dengan Rapat Paripurna 17 September 2013 yang mengagendakan Laporan Komisi XI DPR RI mengenai hasil pembahasan Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, sekaligus pengambilan keputusan dan pembentukan panitia-panitia khusus. Kegiatan diplomasi Parlemen antara lain pengiriman delegasi Sidang Umum AIPA ke-34 di Brunei Darussalam.
 
Rapat Paripurna 17 September
Pelaksanaan Rapat Paripurna tanggal 17 September ini diagendakan oleh Rapat Konsultasi antara Pimpinan DPR dengan Fraksi-Fraksi DPR-RI (Sebagai pengganti Rapat Bamus), yang diselenggarakan pada 16 September. Pada rapat ini ditetapkan bahwa Rapat Paripurna 17 September diagendakan dua acara yaitu: [1] Laporan Pimpinan Komisi XI DPR-RI mengenai hasil pembahasan Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan pengambilan keputusan; [2] pengesahan pembentukan dua Pansus, yaitu Pansus RUU Panas Bumi dan Pansus RUU tentang Advokat.

Pada agenda pertama, Pimpinan Komisi XI melaporkan bahwa pembahasan Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dilaksanakan berdasar ketentuan Pasal 41 ayat (1), (2) dan (3), serta Pasal 50 ayat (1) UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana diubah terakhir dengan UU No. 6 tahun 2009. Berdasarkan usulan Presiden yang mengajukan dua nama, yaitu Mirza Adityaswara dan Anton Hermanto Gunawan untuk mengisi kekosongan jabatan Deputi Gubernur Senior BI, Komisi XI telah melakukan kegiatan-kegiatan yaitu: [1] tanggal 2 September 2013 dilakukan RDP dan RDPU dengan PPATK dan pakar/pengamat ekonomi untuk mendapat masukan; [2] tanggal 3 September dilakukan RDPU dalam rangka uji kepatutan dan kelayakan terhadap kedua calon; dan [3] tanggal 16 September 2013 melakukan Rapat Komisi untuk melakukan proses pengambilan keputusan.

Pada tanggal 16 September inilah dilakukan pengambilan keputusan yang didasarkan dari pemungutan suara yang diikuti 48 anggota Komisi XI yang hadir. Komisi XI menyepakati untuk memilih Mirza Adityaswara (32 suara) sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Dalam pemungutan suara, Anton Hermanto Gunawan mendapat 2 suara, 9 suara menolak keduanya, 4 suara abstain, dan 1 suara kosong.
Berdasar laporan Pimpinan Komisi XI tersebut, Rapat Paripurna menyetujui untuk ditetapkan.

Selanjutnya, untuk agenda kedua mengenai pembentukan dua Pansus, yaitu Pansus RUU Panas Bumi dan Pansus RUU tentang Advokat, Rapat Paripurna menyetujui pembentukan dua Pansus tersebut.

Pelaksanaan Fungsi Anggaran
Pada 4 September 2013, Komisi VII melakukan Raker dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dengan agenda Pembahasan dan Penetapan Asumsi Dasar ICP, Lifting Minyak Bumi, LPG Bersubsidi, Subsidi BBN, Alpha dan Volume serta Besaran Subsidi BBM dalam RUU APBN TA. 2014. Raker ini juga membahas dan menetapkan Asumsi Dasar Subsidi Listrik TA 2014.

Dalam rapat disepakati, antara lain: Asumsi Dasar ICP sebesar 100-115 US$/barel; Subsidi LGV sebesar 1.500/liter, dan Alpha BBM bersubsidi sesuai dengan formula APBN-P 2013. Selain itu juga disepakati produksi/lifting Migas 870 Ribu BOPD, dan volume BBM dan LPG 48-51 Juta KL. Namun demikian, ada beberapa catatan dari fraksi PDI-P yang mengusulkan lifting minyak bumi sebesar 840-870 Ribu BOPD dan Volume BBM bersubsidi sebesar 48-52 Juta KL. Sementara Fraksi PKS mengusulkan volume Minyak Tanah dibawah 1 Juta KL.

Selain itu, untuk Asumsi Dasar Listrik ditetapkan antara lain: pertumbuhan penjualan listrik 9%; penjualan listrik 204,59Twh; susut jaringan 8,50%; margin usaha 7%. Namun demikian, Fraksi PKS mengusulkan Margin Usahanya dibawah 7%. Komisi VII memberikan kewenangan kepada Badan Anggaran untuk menetapkan angka dari kesepakatan range yang telah ditentukan. 


KOMENTAR ANDA

Nama Tidak Boleh Kosong

Email Tidak Boleh Kosong

Komentar Tidak Boleh Kosong

Nama :
Email :
Komentar :
Total : 1000